Sunday, 9 March 2014

Buku dan Menulis

Sore tadi ketika ke Pusda (Perpustakaan Daerah) NTB, saya tertarik pada satu buku yang berjudul “Blogger NgomongPolitik: catatan HatiMantan Aktivis 1998” karya Baban Sarbana. Buku tersebut adalah luapan hati atau dengan kata lain bias kita katakana sebaga opini dan pendapat penulis tentang dunia politik itu sendiri. Diramudengan bahasa yang ringan disertai dengan diksi menarik membuat buku ini mudah difahami.Tulisan-tulisan penulis mengkomparasikan antara beberapa hal dengan hal lain atau pun antara peristiwa dengan peristiwa lainnya, sehingga disamping memperoleh ilmu baru juga kita dituntun untuk lebih berpikir kritis. Saya sedikit tergelitik, untuk membaca dan menulis, karena sudah beberapa lama agak vakum dalam menulis dan membaca.Kadang saya mempunyai ide untukmenulis, kemudian saya tulis dalam diary khusus berisi ide-ide, tapi lama-kelamaan hanya berupa kumpulan ide tanpa pernah teraktualisasi dalam bentuk tulisan, karena terkadang saya terlalu berfikir high,,,tulisan itu harus panjang, bagus, de el el Tapi kemudian saya sedikit tersadar bahwa jika kita menunggu sempurna, maka tak akan ada yang sempurna, begitupun dengan menulis. Kadang saya mencari begitu banyak buku tentang menulis; bagaimana menjadi penulis sukses, bagaimana menjadi penulis best seller, menulis sukses 30 hari, kiat sukses menulis, etc. juga mengikuti banyak pelatihan tulis menulis. Banyak sekali teori yang saya dapatkan, yang kemudian membakar semangat untuk produktif menulis, tapi itu tidak bertahan lama, “hot-hot chicken seat” kata guru b.inggris SMA dulu berlelucon.Dan kemudian saya menyadari bawa kunci dari menjadi penulis itu adalah menulis, tak perlu banyak teori ataupun retorika, cukup menulis, itusaja. Makamenjadipenulisharuslahberwawasan, oleh sebab itu maka buku haruslah menjadi teman setia, kapanpun dan dimanapun.Semangat membaca dan menulis!

0 comments:

Post a Comment

 

Azkia Rostiani Rahman Template by Ipietoon Cute Blog Design